Basic Command di Linux

TP2_ELSI MELYNA_1006238

Link Youtube -> Klik Disini

Iklan

Robot Anjing Pemandu Tunanetra

Robot yang merupakan impian dari manusia di masa lalu kini sudah bukan khayalan lagi. Dengan mengadopsi teknik-teknik yang digunakan oleh makhluk hidup dan menggabungkannya dengan IPTEK yang berkembang saat ini (kata kunci : prototype), manusia sudah mampu membuat robot. Walaupun robot yang diciptakan tidak sesempurna yang diimpikan, seperti robot yang mampu bertindak sesuai pikirannya sendiri, cyborg (robot yang terbuat dari mayat manusia), semua robot yang ada masih menuruti perintah “tuannya”, layaknya seekor anjing yang sudah dilatih.

Robot juga digunakan untuk keperluan-keperluan yang sangat membantu manusia. Di Jepang, robot digunakan sebagai pembantu rumah tangga, sekretaris kantor, bahkan ada juga sebuah rental penyimpanan sepeda yang menggunakan robot. Di New Zealand ada robot yang ngeband, dan bahkan sudah mengeluarkan single perdananya.

Mungkin tahun ini, atau 10 tahun mendatang telah dibuat robot yang benar-benar sangat canggih sekali. Mungkin impian fujiko fujio dapat tercapai pada abad 22 yaitu adanya Doraemon di dunia ini, semua itu sangat mungkin terjadi.

Kali ini saya akan menceritakan khayalan saya tentang robot masa depan, yaitu “ Robot Pemandu Tunanetra “. Tunanetra di beberapa negara maju cenderung menggunakan anjing sebagai pemandu jalan. Hal itu sangat praktis, namun anjing tersebut butuh latihan yang banyak dan disiplin hingga mampu untuk memandu majikan mereka ke manapun pergi. Selain itu, anjing bukanlah hewan yang berusia panjang, usia anjing hanya sekitar 12 tahun.

Mungkin fungsi anjing penuntun ini akan segera digantikan oleh mesin. Dan teknologi lah jawaban bagi manusia untuk mengatasi kesulitan tersebut. Anjing nyata sudah pasti memiliki manfaat besar karena memiliki kecerdasan yang memungkinkan mereka untuk bergerak, dan bereaksi terhadap situasi yang bukan “bagian dari program”. Dan mungkin beberapa tahun yang akan datang akan diciptakan robot anjing yang memiliki manfaat hampir mirip dengan anjing nyata, yaitu robot berkaki empat yang memiliki roda dan bekerja sebagai robot anjing pemandu tunanetra. Robot ini pada dasarnya bergerak menggunakan roda. Di tempat-tempat tertentu seperti tangga di mana robot tidak bisa bergerak dengan rodanya dapat menggunakan kakinya sebagai gantinya.

Robot ini terinspirasi sulitnya meningkatkan kemampuan mendidik anjing pemandu. Butuh waktu sekitar 10 tahun untuk meningkatkan kemampuan anjing pemandu tersebut. Sehingga jumlah anjing pemandu tidak dapat ditingkatkan seketika. Serta ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran binatang.

Robot ini memiliki pegangan dengan sudut variabel dan panjang, sehingga pengguna dapat menjaga postur tubuh tetap stabil dan pegangan konsisten setiap saat. Pegangan pada anjing ini memiliki kekuatan sensor yang memungkinkan robot bergerak sesuai yang kita perintahkan. Jadi jika anda pegang menghadap ke depan, robot berjalan lurus, dan jika anda pegangan memutar, maka robot akan berputar.

Dalam menangani masalah mobilitas, robot ini menggunakan Kinect, sensor gerak Microsoft untuk mendeteksi dan menganalisa rintangan sulit seperti tangga. Pergerakan keempat kakinya sudah sangat halus, bahkan lebih halus dari pada anjing nyata. Dan tangan-tangan robot ini memiliki sensor yang membuatnya mampu untuk menghindari berbenturan dengan obyek yang ada di depannya. Selain itu robot ini juga mampu mengenal perintah-perintah (voice command) dan akan dilengkapi dengan fitur GPS, supaya lebih mudah untuk melacaknya dan lebih tepat arahnya.

Dan untuk menangani masalah kesadaran kinestetik di mana robot harus merasakan apa yang ada di sekitar kakinya, robot ini menggunakan sensor proximity yang mungkin tidak begitu berbeda dari yang kita miliki di smartphone.

Sebenarnya robot ini sudah mulai dikembangkan oleh NSK, yaitu sebuah perusahaan Jepang pembuat robot. Perusahaan tersebut berharap dapat memproduksinya secara massal pada tahun 2020.

Daftar Blog Teman-Teman Yang Mengontrak Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer

Ahmad Fariz (1003456)
Annisa Aulia (1002519)
Annisa Rahmawati (1002341)
Anshar (1005178)
Arif Rifqi (1002406)
Asep Doni (1002376)
Chepy Cahyadi (1005139)
Dedie (1003124)
Elsi Melyna (1006238)
Erwin Ginanjar (1002353)
Fadhilah Ilmi (1002303)
Firman Fiqri (1000230)
Heni Mulyani (1001125)
Indana Zulfa (1002454)
Mohamad Firmansyah (1002382)
Mohamad Hasan (1005377)
Muhamad Ade Lukmanul (1005396)
Muhamad Riana (1002302)
Muhammad Fakhrul Arifin (1005289)
Muhammad Haryadi (1002484)
Muhammad Nur kholish (1002478)
Muhammad Wahyu (0902317)
Nur Azizah (1001131)
Qory Nur (0908809)
Ratih Pujihati (1001126)
Ratna Asri (0907307)
Renisa (1005215)
Syifa Afifah (1000110)
Tika Riskawati (1001124)
Vini (1000161)
Winda (1000815)
Yana Nugraha (1005247)
Yola Tri (1002548)
Ratih Fitriani(1000071)
Rd. M. Arman Blanesta W. (1005231)
Luthfia Fauzia D.A (0900372)
Ayudhia Febriani (1002389)
Faisal Denis (1003129)
Suci Ramadhani Putri (1006239)
Dian Novita Retnani (1001127)
Refnita Putri (0900669)
Randy Wirantika (1006748)

Komputer Yang Mampu Berinteraksi Dengan Manusia Melalui Pikiran (Mind Reading)

Mungkin kata ini sudah tidak asing lagi terdengar di kehidupan kita yaitu teknologi. Setiap apapun dari kehidupan menusia sudah sangat tergantung dengan teknologi.Di mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks pun telah bergantung dengan adanya teknologi.Pernahkah Anda membayangkan bagaimana teknologi telekomunikasi beberapa tahun ke depan? Teknologi telekomunikasi mengalami kemajuan yang sangat pesat beberapa tahun terakhir ini, dan akan semakin melesat perkembangannya. Industri-industri telekomunikasi saling berlomba untuk menciptakan alat atau aplikasi canggih, tentu saja hal itu untuk memudahkan kehidupan manusia. Dengan teknologi membuat pekerjaan semakin lebih cepat.

Saya sering berkhayal apa lagi ya teknologi-teknologi yang akan bermunculan di masa depan. Dan saya membayangkan jika suatu saat nanti akan ada “komputer yang mampu berinteraksi dengan manusia melalui pikiran (mind reading)”.

Manusia akan memakai headset yang dapat membaca gelombang pikiran dari otak yang kemudian mengirimkannya pada komputer. Dan untuk memindai otak ada komponen kedua, yaitu program perangkat lunak yang disebut Jedi Mouse. Cara kerjanya adalah dengan mendeteksi gelombang otak pada kedua tingkat yaitu sadar dan non-sadar.

Teknologi ini juga akan membuka jalan ke dalam berbagai aplikasi seperti memudahkan pengoperasian robot konstruksi atau SAR yang bisa dikendalikan dari jarak jauh dengan kekuatan pikiran. Dan bagi pengguna komputer rumahan arahnya sudah cukup jelas. Kita tidak perlu capek mengetik dan mengklik lagi, karena keyboard dan mouse ada dalam pikiran kita. Selain itu aplikasi ini juga bermanfaat bagi orang-orang cacat fisik untuk menggunakan komputer melalui kekuatan pikiran mereka.

Device / Aplikasi Yang Mirip

Sebenarnya aplikasi ini sudah mulai dikembangkan, yaitu Epoch Headset, salah satu komponen yang mampu membuat orang mengendalikan komputer dan game lewat pikiran. Pasang alatnya di kepala dan untuk memindai otak ada komponen kedua, yaitu program perangkat lunak yang disebut Jedi Mouse. Cara kerjanya adalah dengan mendeteksi gelombang otak pada kedua tingkat yaitu sadar dan non-sadar.