Cara Menginstall Linux Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin)

TP1_ELSI MELYNA_1006238

Yang harus dipersiapkan saat ingin menginstall Linux Ubuntu 12.04 adalah :

    • Iso Linux Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin)
    • CD Drive
    • CD/DVD ROM
    • Buat sebuah partisi kosong misalnya 50 Gb
  • Langkah-langkah menginstall Linux Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin) :

    • Download dulu ISO Linux Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin)
    • Setelah ISO di download, saatnya memburning Iso Linux tersebut ke sebuah CD
    • Setelah Iso Linux di burning, restart komputer
    • Masuk ke sistem Bios, dan atur First Boot menjadi CD/DVD-Rom. Kemudian masukan CD hasil burning Iso Linux tadi. Tekan “F10” untuk keluar dan menyimpan pengaturan
    • Tunggu hingga muncul Layar “Welcome”, lalu pilih “Try Ubuntu”. Langkah ini digunakan untuk memastikan semua perangkat komputer dikenali dengan baik. Jika dirasa semua lancar, klik 2 kali shortcut “Install Ubuntu” yang terdapat pada desktop

    • Pada layar “Preparing to install Ubuntu”, Ubuntu akan memeriksa kesiapan perangkat termasuk ketersediaan koneksi internet. Jika tidak memiliki koneksi internet, disarankan untuk menonaktifkan “Download Update While Installing” dan “Install third party software”, karena akan membuat proses install menjadi lama. Tekan tombol “Continue” untuk melanjutkan proses installasi Linux
    • Pada layar “Installation type” pilih opsi “Something else” untuk menginstall Ubuntu pada partisi yang diinginkan. Tekan tombol “Continue” untuk menginstall Linux pada partisi yang diinginkan

    • Pada partisi kosong, klik tombol “Add”, maka akan muncul layar baru. Kali ini kita akan membuat partisi Swap. Pada Opsi “Use as”, pilih “swap area”, lalu klik “OK”

    • Masih pada layar “Installation type”, pada partisi kosong, klik tombol “Add”, maka akan muncul layar baru. Kali ini kita akan membuat partisi Root. Pada opsi “Mount point”, pilih “Slash” (/), lalu klik “OK”

    • Masih pada layar “Installation type”, pada partisi kosong, klik tombol “Add”, maka akan muncul layar baru. Kali ini kita akan membuat partisi Home. Pada “Mount point”, pilih /home, lalu klik “OK”

    • Setelah selesai membuat partisi, klik Tombol “Install Now” untuk menginstall Linux ubuntu

    • Pada layar “Where are you ?”, pilih zona waktu tempat kita berada, kemudian klik tombol “Continue”

    • Pada layar “Keyboard layout”, tidak usah di atur lagi. Karena biasanya sudah tersetting otomatis, yaitu US. Kemudian klik tombol “Continue”

    • Pada layar “Who are you ?”, isikan nama serta password yang ingin dibuat. Kemudian klik tombol “Continue”

    • Pada layar “Choose a Picture”, kita bisa memilih gambar yang tersedia saat itu. Jika proses installasi sudah selesai, kita bisa mengganti gambar sesuai dengan keinginan kita. Jika sudah memilih gambar, klik tombol “Continue”

    • Lalu akan muncul layar untuk mengimport user pada OS lain sebagai user di Linux nanti, sebaiknya kamu tidak memilih satupun user untuk di import. Setelah itu klik tombol “Continue”

    • Jika muncul “Pop-Up” yang menyuruh untuk merestart. Maka proses installasi Linux sudah selesai

  • Iklan

    Rhythmbox

    TP3_ELSI MELYNA_1006238

    Apa itu Rhythmbox ?

    Para pengguna Linux Ubuntu pasti mengenal yang namanya Rhythmbox yang merupakan perangkat pemutar audio bawaan dari CD Distro Ubuntu.

    Rhythmbox adalah aplikasi pemutar musik populer untuk desktop Gnome yang terinspirasi dari Apple I-Tunes, menggunakan multimedia framework Gstreamer dan merupakan aplikasi bawaan Ubuntu. Rhythmbox dibuat oleh Jorn Baayen.

    Karena Rhythmbox merupakan aplikasi bawaan Ubuntu, jadi sudah terinstall secara langsung dan tinggal menginstall beberapa codec Gstreamer agar bisa memutar file .mp3 .wma dan jenis file multimedia lainnya yang berlisensi.
    Untuk meng-install codec Gstreamer buka Application → Accessories → Terminal lalu ketikkan perintah dibawah ini :

    $ sudo apt-get install gstreamer-plugins-bad gstreamer-plugins-ugly gstreamer-plugins-ugly-multiverse gstreamer-plugins-bad-multiverse

    Beberapa rilis sebelum Ubuntu 12.04 sempat diganti oleh Banshee, namun pada rilis Ubuntu 12.04 kembali menggunakan Rhythmbox, mungkin karena Banshee tidak cukup stabil di lingkungan Ubuntu.

    Menggunakan Rhythmbox
    Buka di menu Applications → Sound & Video → Rhythmbox Music Player.
    Jika window rhythmbox tidak muncul coba cek di area notifikasi icon mirip Loudspeaker di bagian sudut kanan atas desktop, klik lalu pilih Show Rhythmbox.

    Kalau window Rhythmbox sudah muncul klik Music → Import Folder

    Pilih folder yang berisi koleksi musik yang ingin ditambahkan ke dalam library musik rhythmbox, jika sudah ketemu klik open dan tunggu sampai rhythmbox selesai memindai koleksi musik.

    Untuk memainkan, klik 2 kali lagu yang diinginkan. Untuk membuat playlist baru : klik kanan pada lagu yang diinginkan → Add To Playlist → New Playlist, lalu ketikan nama playlist yang diinginkan.

    Selain untuk mendengarkan koleksi musik, rhythmbox juga mempunyai segudang fitur-fitur canggih seperti yang tampak pada gambar berikut:

    Pada gambar di atas, fitur-fitur yang terdapat dalam Rhythmbox antara lain:

    • Podcast
    • Radio
      Dengarkan stasiun radio favorit secara Online seperti Last.fm
    • Toko Musik Online
      Hargai karya cipta seniman musik, beli yang original melalui toko musik online seperti : Magnatune, Ubuntu Music Store, Jamendo dan lainnya.
    • Perbaharui Status IM sesuai dengan lagu yang diputar
    • Import musik dari Portable mp3 player, Handphone, Ipod dan lainya
    • Tag Editor
    • Gapless Playback dengan Crossfade plugin
  • Fitur Penting
    Beberapa fitur penting Rhythmbox adalah:

    • Mudah digunakan sebagai browser musik
    • Dapat menyortir dan mencari lagu-lagu
    • Mendukung format audio komprehensif melalui GStreamer
    • Dapat digunakan sebagai Internet Radio dengan dukungan last.fm stream
    • Ada fitur Playlist
    • Tampilan audio visualisasi
    • Transfer musik ke dan dari iPod, MTP, dan USB Mass Storage
    • Dapat menampilkan album lagu dan informasi unduhan lagu dari internet
    • Secara otomatis mengunduh podcast audio
    • Menjelajah, pratinjau, dan mengunduh album dari Magnatune dan Jamendo
  • Kelebihan

    • Ringan dan mudah digunakan
    • Antarmuka penggunanya
      Walaupun tidak semua fungsi bisa diakses dengan shortcut, antarmuka penggunanya sangat mudah digunakan, baik oleh pengguna yang baru menggunakannya sekalipun.
    • Distro GNU/Linux pada umumnya telah menyediakan beberapa aplikasi yang mempunyai kemampuan untuk mendengarkan radio streaming, yaitu Rhythmbox.
      Kelebihan Rhythmbox dibanding player lain adalah kemampuannya untuk menyimpan berbagai stasiun radio yang kita dengarkan, dan bahkan sudah tersedia fasilitas khusus untuk ini.

      Cara penggunaan Rhythmbox untuk mendengarkan radio streaming juga sangat mudah, dari side pane pilih bagian radio yang akan menampilkan beberapa stasiun radio bawaan Rhythmbox (dari luar negeri semua, langsung hapus saja). Kemudian klik kanan pada area kosong di sebelah kanan jendela (daftar radio), dan pilih New Internet Radio Station.

      Masukkan URL dari radio bersangkutan, dan terakhir klik toombol Add. Untuk mendengarkan radio yang sudah kita tambahkan tinggal klik ganda pada nama radio tersebut di Rhythmbox.

  • Kekurangan

    • Pustaka yang digunakan
      Rhythmbox merupakan pemutar lagu untuk desktopGNOME, kebutuhan pustakanya cukup besar sehingga waktu loadingnya cukup lama
    • Tidak disediakannya Equalizer
      Padahal untuk aplikasi multimedia seperti ini equalizer berperan penting untuk bisa menghasilkan output suara yang diinginkan
  • Tapi bukan berarti kita tidak bisa menambahkan equalizer pada Rhythmbox. Tersedia plugin equalizer yang bisa digunakan untuk Rhythmbox. Berikut cara menambahkannya:

    • Ekstrak file hasil unduhan tersebut
    • Buatlah folder plugins di direktori $HOME/.local/share/rhytmbox. Folder dengan awalan titik (.) menandakan bahwa folder tersebut merupakan hidden folder, jadi untuk menampilkan semua file pada nautilus file manager tekan Ctrl+H. Dan untuk menyembunyikannya tekan Ctrl+H lagi
    • Setelah membuat folder plugins, copy folder equalizer yang ada pada hasil ekstrak file unduhan
    • Untuk mengaktifkan plugin, jalankan Rhythmbox lalu buka menu Edit > Plugins untuk melakukan konfigurasi plugin
    • Aktifkan plugin equalizer dengan memberi tanda centang pada box yang tersedia
    • Selanjutnya Anda bisa mengatur equalizer melalui menu Control > Equalizer. Atau melaluitoolbar equalizer yang ada di window Rhythmbox
  • Equalizer ini memiliki beberapa tipe preset yang bisa Anda gunakan sesuai dengan keinginan. Diantaranya, default, ballad, classic, club, dance, more bass, more bass and treble, ore treble, party, pop, reggae, rock, ska, soft, dan techno.